Suku Taa Wana Desa Manyoe, Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara Sulawesi Tengah
Selasa, 30 September 2025
PT.Cipta Agro Saksi melalui program CSR nya gandeng LSM mewujudkan Program CD (Community Development) masyarakat Pedalaman Sulteng
Minggu, 28 September 2025
Air Tak Lagi Sejauh 1 Km, PT Cipta Agro Sakti Hadirkan Sumber Kehidupan di Pedalaman Morowali Utara
Selama ini, warga Padang Tangkal kesulitan mendapatkan air karena pemukiman mereka berada di perbukitan dan jauh dari sumber air.
Atas inisiatif Kepala Desa Menyoe bersama PT CAS, potensi sumber air yang berjarak sekitar 500 meter dari permukiman kemudian dimanfaatkan.
PT CAS membangun waduk kecil, lalu air dialirkan menggunakan pipa ke rumah-rumah warga.
PT CAS menyediakan lebih dari 200 batang pipa berukuran 4 dan 2 inci serta menurunkan tenaga kerja hingga pemasangan selesai.
“Kami ingin kebutuhan paling dasar masyarakat, yaitu air, bisa terpenuhi. Ini bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama warga sekitar,” ujar General Manager PT CAS Sesri Hendra Wandi.
Budaya gotong royong semakin terasa ketika puluhan warga bersama karyawan perusahaan bergandengan tangan mengangkat, menyusun, dan memasang pipa. Bukan hanya soal infrastruktur, kegiatan itu juga mempererat hubungan antara karyawan pendatang dengan masyarakat lokal.
“Karyawan PT CAS bukan lagi hanya pekerja, tapi sudah menjadi bagian dari kampung ini,” kata seorang warga.
Momen air pertama kali mengalir ke Padang Tangkal pun disambut dengan sorak gembira.
“Terima kasih kepada manajemen PT CAS yang telah membantu dengan pipa dan tenaga. Sekarang air sudah dekat dengan rumah kami,” ujar Ketua RT Padang Tangkal dengan mata berbinar.
Sumber :
Artikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Air Tak Lagi Sejauh 1 Km, PT Cipta Agro Sakti Hadirkan Sumber Kehidupan di Pedalaman Morowali Utara, https://palu.tribunnews.com/sulteng/169512/air-tak-lagi-sejauh-1-km-pt-cipta-agro-sakti-hadirkan-sumber-kehidupan-di-pedalaman-morowali-utara.
Warga Menangis Bahagia, PT Cipta Agro Sakti Buka Jalan 21 Km di Pedalaman Mamosalato Morowali Utara
TRIBUNPALU.COM, MORUT - Air mata haru bercampur tawa bahagia menyelimuti warga pedalaman Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.
Setelah puluhan tahun terisolasi, jalan akhirnya menembus kampung mereka berkat pembangunan yang dilakukan PT Cipta Agro Sakti (CAS) pada bulan September 2025 ini.
Jalan sepanjang 21 kilometer yang dulunya hanya berupa setapak ilalang kini berubah menjadi jalan lebar lebih dari 5 meter.
Jalan itu menembus kampung Watu Buya, Dusun Padang Lempe, Desa Menyoe, wilayah Suku Ta Wana yang berbatasan dengan Kabupaten Tojo Una-una.
Dari desa yang sebelumnya harus ditempuh satu malam penuh berjalan kaki, kini cukup dua jam dengan sepeda motor menuju pusat pemerintahan desa.
“Dulu ke kantor desa kami harus berjalan semalam suntuk. Sekarang hanya dua jam dengan motor. Kami sangat bersyukur,” ujar Bue Epi Yansoi, tetua adat Watu Buya, dengan mata sembab di hadapan Kepala Desa Menyoe, sekretaris desa, dan kepala dusun Padang Lempe.
Warga menyebut kehadiran jalan ini sebagai mukjizat. Mereka mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang membuka peluang investasi perkebunan kelapa sawit.
Jalan yang dibangun PT CAS kini menghubungkan Watu Buya dengan kampung Jambu, Watu Lempe, Uemasi, hingga Padang Tangkal.
General Manager PT Cipta Agro Sakti, Sesri Hendra Wandi menegaskan, pembangunan jalan itu adalah wujud nyata komitmen perusahaan untuk hadir dan membawa manfaat bagi masyarakat.
“Kami percaya pembangunan tidak hanya soal investasi, tetapi juga bagaimana kami bisa menjangkau hati masyarakat. Jalan ini adalah bukti kepedulian kami agar harga kebutuhan pokok lebih terjangkau, akses kesehatan lebih cepat, dan anak-anak bisa lebih mudah sekolah,” kata Sesri.
Momen peresmian jalan menjadi peristiwa emosional.
Belasan warga berdatangan secara spontan menemui Kepala Desa Menyoe, mengucapkan terima kasih dengan wajah penuh senyum bahagia.
Sumber:
Artikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Warga Menangis Bahagia, PT Cipta Agro Sakti Buka Jalan 21 Km di Pedalaman Mamosalato Morowali Utara, https://palu.tribunnews.com/sulteng/169510/warga-menangis-bahagia-pt-cipta-agro-sakti-buka-jalan-21-km-di-pedalaman-mamosalato-morowali-utara.
Sabtu, 27 September 2025
PT. Cipta Agro Sakti melakukan pengerasan jalan di lingkungan pemukiman perkampungan Padang Tangkal Desa Menyoe kecamatan Mamosalato Kabupaten Morowali Utara Sulteng
Rabu, 24 September 2025
Senyum bahagia Masyarakat pedalaman Mamosalato, jalan sudah sampai ke kampung
Minggu, 21 September 2025
PT Cipta Agro Sakti Membantu Pembuatan Tapak Sekolah Dasar di Kampung Padang Tangkal Desa Menyoe Morowali Utara Sulteng
Senin, 15 September 2025
Aksi nyata PT CAS melakukan pengerasan jalan di Tugu Desa Menyoe Kecamatan Mamosalato Morowali Utara Sulteng
Karyawan PT Cipta Agro Sakti saling membahu bersama warga pasang instalasi air bersih di perkampungan Padang Tangkal desa Menyoe Kecamatan Mamosalato Morowali Utara Sulteng
Jumat, 12 September 2025
PT CAS berinisiatif membangun perumahan tetua adat Menyoe Bue Pangga
PT CAS peduli Infrastruktur
Senin, 08 September 2025
Pemberdayaan masyarakat pedalaman suku Ta Wana menjadi karyawan perusahaan PT Cipta Agro Sakti
Rabu, 03 September 2025
Menyoe, Penghargaan Kearifan Lokal situs Budaya "Wata Nono"
PT. Cipta Agro Sakti menurunkan alat berat buldozer menyiapkan tapak sekolah dan bangunan penduduk
Jumat, 9 Januari 2026. PT. Cipta Agro Sakti menurunkan alat berat buldozer menyiapkan tapak sekolah dan bangunan penduduk. Dalam men...
-
TRIBUNPALU.COM, MORUT – Ribuan warga Suku Taa Wana mendiami pedalaman Desa Manyoe, Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara, Sulawes...
-
Menyoe, 8 September 2025 Menenuhi kebutuhan hidup dengan harga relatif mahal bisa mencapai 4 kali lipat, contoh harga gula pasir mencapa...
-
Menurut cerita rakyat Manyoe kecamatan Mamosalato Kabupaten Morowali Utara Sulteng, Situs Wata Nono merupakan lokasi sumber air untuk kebu...